Langsung ke konten utama

Tentang Komitmen

Judul tulisan ini TENTANG KOMITMEN. Komitmen yang dibuat bersama teman-teman terbaik di SMP, teman-teman yang bersamanya aku belajar membuat komitmen, dimulai dari yang paling sederhana. Komitmen yang berarti suatu sikap yang sudah tekad-bulat demi mencapai tujuan tertentu. Komitmen sederhana yang kami buat sungguh sangatlah sederhana pada saat itu, namun rumit untuk saat ini. Komitmen, seberapa sanggupkah aku bertahan untuk berkomitmen?

Pemikiran labil remaja, keingintahuan, dan menghindari sikap kekolotan membuat sulit berpegang pada komitmen. Banyak cerita tentang komitmen yang dapat diambil hikmahnya ketika itu terjadi pada orang lain. Tidak banyak dari kita yang dapat mempelajarinya. Kenapa coba berkomitmen kalau merasa sulit dilakukan? Aku tidak menagih janji komitmenmu, komitmen dia atau mereka, aku menagih keyakinan hatiku akan komitmen yang sudah berumur 5 tahun ini. Sampai manakah komitmen ini bertahan?

Jalan kita berbeda, kaki-kaki kita sudah tidak beriringan melangkah, tujuanpun tidak sama. Masihkan komitmen itu ada? Dalam hidupku, biar waktu yang menjaganya. Biar suasana hatiku yang membimbingnya. Aku bertahan, bahkan bisa bertahan tanpa serius menganggap komitmen itu ada. Tapi komitmen itu telah berubah menjadi pandangan hidupku yang tak perlu diingat, dipikirkan dan dirisaukan. Aku tidak pernah menimbang-nimbang antara kebaikan dan keburukannya.

Kehidupan ini mempersulit komitmen ini. Tapi aku komit. Akan terus komit sampai waktu yang tepat datang untuk meleburkan komitmen ini. Waktu yang menjaganya, dan waktu yang akan mempertemukan komitmenku dan sang penghancur. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANGKUTAN TRANSPORTASI DI CIBINONG (Kabupaten Bogor) PART 1 ANCOT

Sebagai salah satu warga kabupaten bogor yang baik, saya lebih sering naik transportasi umum untuk menunjang aktivitas sehari-sehari saya, ahahah namanya juga ga bisa mengendarai motor. Nah, saya ingin berbagi informasi mengenai transportasi umum yang ada di daerah sini, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi teman-teman blogwalkers semua. Ancot-ancot (baca: angkot) http://www.goepoet.com/forum/?post=forum&i=134&Trayek%20angkota%20yang%20ada%20di%20bogor%20bro....%20cekidot..&p=f Yah, saya juga gatau kenapa saya nulisnya ‘ancot’, ini bukan budaya orang cibinong tapi ya cuma udah jadi kebiasaan saya aja, hehehe. Jadi ya kita semua tahu kan Kota Bogor juga punya julukan lain selain Kota Hujan tetapi sebagai Kota Ancot. Begitupun di Kabupaten Bogor, ada banyak banget nomor trayek angkot tapi rutenya lumayan lebih jauh dibanding ancot-ancot di Kota Bogor dan juga tarifnya bervariasi, tergatung jarak dan status penumpang; apakah single-doble atau kurus-gendut, haha bo’...

FAITH: Kisah Cinta Jendral Choi Young dan Tabib Agung Eun Soo

Masih dalam rangka membicarakan serial drama korea FAITH: THE GREAT DOCTOR, aku bisa tau bagaimana cinta tak kenal usia, ruang dan waktu. Tak peduli kepada siapa kita mencinta, ketika cinta sudah datang, tak bisa lagi untuk menolak kehadirannya. Di dalam cerita drama korea ini, selain menceritakan kisah cinta antata pemeran utama Jendral Choi Young dan Tabib Agung Eun Soo, ada juga kisah cinta Raja Gong Min dan Ratu No Gook. Meskipun Jendral Choi Young, Raja Gong Min dan Ratu No Gook adalah tokoh nyata dalam sejarah kerajaan Goryeo di Korea, namun tokoh Tabib Agung hanya fiksi belaka jadi kisah cinta antara Jendral Choi Young dan Tabib Agung ini fiksi juga... Heuhuhu sayang sekali. Tapi for your information aja, usut punya usut, sang pembuat skenario cerita ini terinspirasi oleh istrinya Jendral sendiri dalam memilih nama untuk tabib agung, karena nama marga istrinya jendral adalah "Yoo", mirip kan sama "Yoo Eun Soo"..?! Heheh, dan bunga krisan yang selalu muncu...

Babak Baru

7 Agustus 2021 akhirnya aku resmi memasuki babak baru dalam proses kehidupan. Yap, aku resmi menikah dengan seorang laki-laki yang benar-benar di luar bayanganku sendiri. Kami memang pacaran sebelumnya, 3 tahun pacaran dengannya sebenarnya masih belum cukup untuk mengenal lebih dalam tetang dirinya. Tapi, aku juga gak mau terlalu lama berpacaran, toh diri ini juga jauh dari kata sempurna, jadi kenapa kita tidak sama-sama komitmen dan saling dukung untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik? Heheh Ada sedikit kelegaan setelah sah menjadi suami-istri. Tapi tak dapat dipungkiri, muncul banyak kekhawatiran juga ; apakah dia akan tetap sabar terhadapku? Apakah keuangan kami bisa perlahan membaik? Apakah keluarganya tenang-tenang saja? Apakah kami bisa saling menahan ego ketika berdebat dan tentunya apakah pernikahan ini bisa terus bertahan sampai maut memisahkan? Bismillah, semoga Allah melindungi pernikahan kami yaaaa….. 😊 tanda tangan untuk dokumen KUA; uhuy